Simply Suhandy

Wednesday, July 18, 2007

Jakarta Trip: Kejar Ferry, Taxi, Pesawat

Tanggal 12 Juli 2007.

Hari ini berangkat ke Jakarta dengan tiket Pesawat AirAsia dari Batam. Karena Tiket pesawatnya 1.25 WIB, berarti jam 12.30 WIB sudah harus sampai di Airport, 11.30 WIB sudah harus sampai Batam Center, 11.30 SGT sudah harus berangkat dari harbour front.

Kapal Ferry dari Harbour Front ke Batam itu ada beberapa. Penguin, WaveMaster, yang berangkat setiap selang 30 menit. Tidak tahunya kami, bahwa ada selang 90 menit jam makan siang yang ga ada kapalnya. antara 11.30 sampai jam 12.30 ternyata tidak ada kapal.

Dalam kondisi lumayan panik, kita membeli tiket kapal tercepat, yakni 12.30 SGT ke Sekupang (pelabuhan yang lumayan jauh dari airport). Perjalanan kapal ke Sekupang sekitar 45 menit, dan perjalanan taxi diperkirakan 45 menit juga. Berarti kita akan tiba di Airport sekitar 25 menit sebelum penerbangan.

Ternyata Ferry yang kami tumpangin mengalami delay. Baru jam 12.45 SGT berangkat. Hati sudah semakin panik. Kita tiba di Sekupang tepat 1.30 SGT atau 12.30 WIB. Dari situ kami lari langsung ke imigrasi, dan langsung ke tempat taxi. Ongkos taxi dari Sekupang ke Airport 90ribu. Sopir taxi kita suruh ngebut dan akhirnya kita bisa mencapi Hang Nadim Airport dalam 30 menit.

Setelah berlari-lari mencari pintu masuk, kita mendapati gate AirAsia sudah tutup. Tidak ada satupun petugas di situ. Yang ada hanya tulisan "Check-in Counter tutup 45 menit sebelum keberangkatan". Kita check jam tangan, waktu itu 20 menit sebelum keberangkatan.

Ada 2 orang lagi yang senasib dengan kami. Di dalam kebingungan, kami berempat mendapati seorang petugas berbaju merah, seragam AirAsia. Kita mengatakan kita semestinya ikut pesawat ini, tetapi check-in counter sudah ditutup bagaimana.

Petugas tersebut pun mengkontak pesawat lewat walkie-talkie, dan setelah pembicaraan 5 menit, akhirnya pihak pesawat memperbolehkan kami masuk, dengan meninggalkan bagasi kami untuk ikut di penerbangan berikutnya.

Waktu tinggal 15 menit, kami disuruh berlari melewati custom, membayar pajak, menuju gerbang penerbangan, berlari lagi di lapangan terbang hingga sampai di tangga naik ke pesawat. Akhirnya kami bisa sampai di pesawat dan duduk dengan nafas ngos-ngosan.

Baru duduk kurang dari 5 menit, pesawat sudah diberangkatkan.

=====
Di Singapore kita sudah sering ngejar bus, ngejar MRT... tapi ini boleh dikatakan pertama kali ngejar alat transportasi darat, laut dan udara dengan komplit.

Pelajaran yang didapat adalah, sekalipun kita sudah planning dengan detail, tidak ada salahnya untuk mengecek ulang. Kalau seandainya jadwal pelayaran Ferry tidak ada yang kosong di waktu jam makan, tentu semuanya beres. Tetapi seharusnya kita sudah tau bahwa ada jadwal yang kosong dan bisa berangkat lebih pagi lagi.

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home

 

Free Blog Counter