Simply Suhandy

Thursday, July 19, 2007

Jakarta Trip: Friends Gathering

Jakarta adalah satu kota yang paling banyak didiami teman sekolah saya, selain Batam dan Tanjung Pinang. Kalau mampir Jakarta dan tidak mengunjungi mereka rasanya kurang komplit.

Setelah berkoordinasi panjang lebar, akhirnya kita menemukan waktu yang pas untuk bertemu di hari Sabtu di Mal Taman Anggrek.


Hendro aka Patrick Wisely. Teman SMA saya datang bersama dengan pacarnya. Saat ini dia bekerja di satu Bank yang besar. Saya rasa ga lama lagi maka lonceng gereja akan berbunyi untuk teman yang satu ini.




Jemi. Teman saya sejak SD. Salah satu dari Five Dragon Warriors hehe... Spesialisasi di IT. Sering dipanggil keliling Indonesia untuk memberikan training. Masih single dan available lho. Kalau ada yang tertarik bisa menghubungi saya lewat japri. hehe.






Rudy. Teman saya sejak SD juga. Salah satu dari Five Dragon Warriors. Spesialisasi di IT juga, tetapi bekerja di perusahaan kecap Nusantara. Dia adalah Dragon yang paling kalem, baik, sopan, tetapi di antara kami Five Dragon Warriors, dia yang pertama menikah dan sudah mempunyai satu anak. Anak kedua akan melihat dunia dalam 3 bulan mendatang. Kesimpulan, ternyata di belakang wajah yang kalem, sopan, dia adalah..... seorang suami dan ayah yang baik.



Henkel. Teman sejak SMA. Salah satu dari Five Dragon Warriors dengan kacamata paling tebal. Akan tetapi dalam gathering kali ini, dia ga bisa datang. Dia dalam tour keliling pulau Jawa untuk kompetisi cybergames. Dan karena kesibukannya, last minute dia ga bisa bergabung dengan kami.

Five Dragon Warriors hampir lengkap kecuali Roni yang ada di Singapore. Kapan yah kita bisa reuni lagi?

Teman, adalah teman seumur hidup. Biar teman baru, maupun teman lama. Saya harap friendship kita dapat senantiasa bertahan. Biarpun jarak membatasi hubungan kita, biarlah kita selalu mengingat satu sama lain.

Labels: ,

Jakarta Trip: Family Gathering


Trip ke Jakarta kali ini juga merupakan semacam family gathering, walaupun tidak komplit. Memang saat ini akan susah sekali untuk bisa komplit, karena keluarga sudah tersebar di mana-mana.

Orangtua saya sudah berangkat lebih dulu ke Jakarta di akhir Juni, tepatnya beberapa hari sebelum kelahirannya ponakan saya Jocelyn Nicole. Si Jocelyn lahir tanggal 29 Juni dalam kondisi sehat dengan berat 3 kilo lebih.


Selain koko saya yang kedua dan istri, dede saya yang paling kecil juga ada di Jakarta. Saat ini dia sedang mengambil kuliah di jurusan Sastra Cina di UI. Sedang memasuki tahun ke-3. Tadinya dia ada kemungkinan diutus ke Jambi untuk mewakili UI dalam debat bahasa mandarin, tetapi akhirnya universitas memutuskan untuk mengirimkan tim kelas 3 yang lebih senior.

Bersama dengan saya dan koko saya yang ketiga yang tiba tanggal 12 Juli yang lalu, jadilah semacam Family Gathering dalam skala yang lebih kecil.

Hari minggu sempat pula kami mengunjungi rumah xiao gu gu (adik cewe papa yg paling kecil) dan makan bersama. Sedangkan dengan xiao su su (adik cowo papa yg paling kecil) tidak sempat karena beliau sedang aktif pelayanan di gereja katolik tempat dia beribadah.

Labels: ,

Wednesday, July 18, 2007

Jakarta Trip: Shopping, Eating, CreamBath and Harry Potter

Selama berapa hari di Jakarta, kebanyakan yang kami lakukan adalah stay di rumah di daerah Puri Indah. Kami juga sempat shopping ke beberapa mall, antara lain Puri Indah Mal, Pondok Indah Mal, Mal Taman Anggrek dan juga Mal CiPutra.

Dalam hal skala dan varietas toko-toko yang ada, mal-mal di Indo jauh lebih melebihi mal-mal yang ada di SG. Mungkin terkecuali VivoCity yang bisa menandingi dengan varietas outlet yang lebih banyak lagi.

Dari segi 'harga', dengan beberapa perbandingan yang ada, seperti Jakarta Great Sale tetap lebih mahal daripada Great Singapore Sale. Mengapa demikian? Ada beberapa perbandingan yang sempat saya dapatkan:

1. Sandal Rockport yang barusan saya beli seharga 49.90 SGD, dijual di outlet RockPort seharga 499ribu.
2. Sandal Croc yang dijual di SG dengan harga sekitar 55 SGD, dijual di Jakarta dengan harga 499ribu juga.
3. Baju2 Giordano, Bossini juga lebih mahal di Jakarta dengan perbandingan serupa.

Akhirnya saya cuma membeli beberapa kemeja Polo yang sedang korting 50% sehingga harganya per helai menjadi sekitar 20an SGD. Saya rasa itu harga yang sudah lumayan baik dan kualitasnya memang sudah bagus.

Makan, di Jakarta makanannya beraneka ragam. Tidak monoton seperti di SG. Sempat makan di Hanamasa, di restoran teochew di ManggaBesar, dan beberapa tempat lagi. Pelayanan di tempat makan juga lumayan.

Gunting rambut dan Creambath. CreamBath di Jakarta tidak ada bandingannya dengan yang di SG. Sampai tangannya, punggungnya juga dipijit habis dan biayanya cuma 30ribu. lebih baik dari yang di TanjungPinang juga, yang mungkin malah lebih mahal tetapi tidak terlalu dipijitin juga.

Sabtu malam kita nonton Harry Potter sekeluarga berenam. Soalnya dengan kartu BCA, dapat tiket buy1 get 1 free. Jadi kita cuma bayar 35ribu x 3, 105ribu untuk berenam. Murah meriah. Cuma antri beli tiketnya sejam lebih dan dapat tempat duduknya 3 baris dari depan. Tapi ga apalah... yang penting kebersamaan.

Labels:

Jakarta Trip: Kejar Ferry, Taxi, Pesawat

Tanggal 12 Juli 2007.

Hari ini berangkat ke Jakarta dengan tiket Pesawat AirAsia dari Batam. Karena Tiket pesawatnya 1.25 WIB, berarti jam 12.30 WIB sudah harus sampai di Airport, 11.30 WIB sudah harus sampai Batam Center, 11.30 SGT sudah harus berangkat dari harbour front.

Kapal Ferry dari Harbour Front ke Batam itu ada beberapa. Penguin, WaveMaster, yang berangkat setiap selang 30 menit. Tidak tahunya kami, bahwa ada selang 90 menit jam makan siang yang ga ada kapalnya. antara 11.30 sampai jam 12.30 ternyata tidak ada kapal.

Dalam kondisi lumayan panik, kita membeli tiket kapal tercepat, yakni 12.30 SGT ke Sekupang (pelabuhan yang lumayan jauh dari airport). Perjalanan kapal ke Sekupang sekitar 45 menit, dan perjalanan taxi diperkirakan 45 menit juga. Berarti kita akan tiba di Airport sekitar 25 menit sebelum penerbangan.

Ternyata Ferry yang kami tumpangin mengalami delay. Baru jam 12.45 SGT berangkat. Hati sudah semakin panik. Kita tiba di Sekupang tepat 1.30 SGT atau 12.30 WIB. Dari situ kami lari langsung ke imigrasi, dan langsung ke tempat taxi. Ongkos taxi dari Sekupang ke Airport 90ribu. Sopir taxi kita suruh ngebut dan akhirnya kita bisa mencapi Hang Nadim Airport dalam 30 menit.

Setelah berlari-lari mencari pintu masuk, kita mendapati gate AirAsia sudah tutup. Tidak ada satupun petugas di situ. Yang ada hanya tulisan "Check-in Counter tutup 45 menit sebelum keberangkatan". Kita check jam tangan, waktu itu 20 menit sebelum keberangkatan.

Ada 2 orang lagi yang senasib dengan kami. Di dalam kebingungan, kami berempat mendapati seorang petugas berbaju merah, seragam AirAsia. Kita mengatakan kita semestinya ikut pesawat ini, tetapi check-in counter sudah ditutup bagaimana.

Petugas tersebut pun mengkontak pesawat lewat walkie-talkie, dan setelah pembicaraan 5 menit, akhirnya pihak pesawat memperbolehkan kami masuk, dengan meninggalkan bagasi kami untuk ikut di penerbangan berikutnya.

Waktu tinggal 15 menit, kami disuruh berlari melewati custom, membayar pajak, menuju gerbang penerbangan, berlari lagi di lapangan terbang hingga sampai di tangga naik ke pesawat. Akhirnya kami bisa sampai di pesawat dan duduk dengan nafas ngos-ngosan.

Baru duduk kurang dari 5 menit, pesawat sudah diberangkatkan.

=====
Di Singapore kita sudah sering ngejar bus, ngejar MRT... tapi ini boleh dikatakan pertama kali ngejar alat transportasi darat, laut dan udara dengan komplit.

Pelajaran yang didapat adalah, sekalipun kita sudah planning dengan detail, tidak ada salahnya untuk mengecek ulang. Kalau seandainya jadwal pelayaran Ferry tidak ada yang kosong di waktu jam makan, tentu semuanya beres. Tetapi seharusnya kita sudah tau bahwa ada jadwal yang kosong dan bisa berangkat lebih pagi lagi.

Labels:

Tuesday, July 17, 2007

Pulang dari Jakarta


Akhirnya, trip ke Jakarta ku yang paling panjang berakhir juga. Dari hari Kamis hingga hari Selasa. Memang cuma 5 hari, tapi ini sudah stay yang paling lama di Jakarta.

Dari awal perjalanan, kejar-kejaran Ferry, Taxi, Pesawat.... hingga akhirnya kembali ke Singapore, semuanya kalo sempat akan diceritakan dalam blog berapa hari ini. Semoga ada waktu deh.

Hari ini rencana mau ketemu ama teman lama, yang baru datang dari tempat jauh. . Seperti pepatah: 有朋自远方来,不亦乐乎 (you3 peng2 zi4 yuan3 fang1 lai2, bu2 yi4 le4 hu1), artinya ada teman dari jauh datang, kegembiraannya luar biasa. Di bawah ini foto mereka....

Labels: ,

Wednesday, July 11, 2007

Jakarta Trip 12 - 17 July 2007

Tanggal 12 - 17 Juli nanti bakal ke Jakarta. Jadi, kesempatan untuk ngeblog mungkin akan berkurang.

Kali ini ke Jakarta tujuan utamanya untuk jalan-jalan, liburan. Memanfaatkan hari-hari libur terakhir sebelum masuk kuliah ke SBC. Sekalian bertemu koko di Jakarta dan ponakan baru, dan jalan-jalan bersama orangtua yang sedang berkunjung juga.

Ada rencana untuk bertemu dengan teman-teman SMA yang sedang di Jakarta. Dengan teman-teman dari GPBB yang sedang liburan. Juga dengan tim Panda Guzheng yang tahun lalu pernah tampil di GPBB.

Semoga semua perjalanan berjalan dengan lancar.

Labels:

Sunday, March 25, 2007

Sightseeing in Seoul (2)

Continued from previous posting.

Pagi jam 8.30 turun buat sarapan. 8.50 akan dijemput untuk tour. Kita mengunjungi GyeongBokGung (Jing Fu Gong). Salah satu dari 5 istana yang ada di kota Seoul. Banyak bangunan2 yang diliat, difoto. ruang tidur raja, ruang tidur ratu, ruang tidur putra makota, dapur, kantor raja waktu musim panas, kantor raja waktu musim dingin, tempat belajar
raja, pustaka raja.... Seperti yang ada dalam film Dae Jang Geum deh.

Istana ini pernah mengalami banyak kerusakan, dan tahun 1500an pernah dibakar oleh Jepang. Memang orang Jepang zaman dulu itu agresif sekali sih.

Ginseng Center. Korea terkenal dengan Ginsengnya, yang katanya paling bagus dibanding dengan yang di Cina ataupun US. Itu dikarenakan kondisi iklim yang mendukung. Ginseng yang dewasa bisa mirip manusia, dan konon ceritanya memang kalau sudah dewasa Ginseng itu punya 'jiwa' sendiri dan bisa lari/jalan sendiri. Di sana, ketemu yang jualan orang indo juga. Tapi hehe, sekalipun sudah ditawarin gimana, ga beli apa2 juga. Soalnya mahal sih.

Amethyst Factory. Korea juga terkenal dengan tambang Amethystnya. Sejenis kristal ungu. Dibanding dengan kristal warna putih, katanya kristal ungu memerlukan tambahan ratusan ribu tahun sebelum warnanya berubah jadi ungu. Sempat beli dua kalung buat dede dan mama.

Insadong Antique Alley. Di sepanjang jalan banyak yang jualan barang antik, baik yg benar2 antik atau yg antik bikinan sendiri. Terus juga banyak barang2 hasil kreasi sendiri. Beli beberapa gelas keramik yang unik. Lumayan, harganya ga terlalu mahal dan bisa jadi oleh2 yg bagus.

ChangDeokGung. Salah satu istana dari 5 istana yg ada. Chang De Gong. Di sini katanya banyak adegan drama Dae Jang Gum diambil. Istananya lebih besar daripada GyeongBokGung, dan lebih terawat, karena itu keman2 kita diawasin. Tour guidenya ngomong chinese.

Jam 5 gitu pulang ke hotel. Malamnya saya sempat jalan2 sekali lagi ke NamDaeMun untuk beli2 seaweed. Ambil foto2 dari pintu gerbang NamDaeMun itu sendiri. Terus pulang ke hotel lagi, siap2 untuk pulang ke sg besok.

Kata receptionist, besok bakal ada demo di sepanjang jalan menuju ke airport, jadi saya disuruh berangkat jam 7.30 pagi (flightnya 11.30). Sebel, jadi ga bisa belanja paginya.

Pagi bagun jam 6.30, mandi, sarapan dan berangkat. Bayar bus 8000 won. Syukur, sampai di airport sebelum jam 9. Mungkin demonya belum mulai. Ngurusin bill telepon yang ternyata mahal, sekitar 270ribu won (2.7 juta rupiah).

Checkin jam 10 gitu. Di samping boarding gate, ada satu cultural department yang memperkenalkan kepada turis tentang kerajinan tangan korea, membuat kotak dan pouch. Saya bikin satu pouch sendiri (well, 90% sudah jadi tadinya, turis cuma complete last 10%). Abis itu saya minta difoto ama cewe yang ngajarin bikin pouch itu.

Akhirnya bakal tinggalin negeri ginseng ini. Kapan yah aku kembali. Kalau ada bisnis prospek, kemungkinan bakal balik lagi. tapi, aku ada rencana studi, jadi gak tau juga nantinya bagaimana. Tuhan yang tau jalannya deh.

Overall, trip ke korea ini sangat memorable. Di sg gak bakal banyak makan kimchi seperti di sini lagi :).

Labels: , ,

Sightseeing in Seoul (1)

Continued from previous posting... (walaupun judulnya beda... )

Hari jumat di Seoul. Hari ini mestinya ga ada kerjaan lagi di kantor partner. Tetapi pagi jam 10 ada rapat singkat dengan satu company baru, yang ingin tau lebih banyak tentang produk kami EA*. Dia berusaha menjual EAG ke S*, dan ingin tau apakah kami bisa menambah beberapa feature yang diperlukan.

Jam 10 kurang 5 menit, ketika saya sedang turun ke lobby untuk sarapan, sudah ditelpon oleh cewe yang suaranya manis itu :). Ternyata mereka datang tepat waktu. Ternyata bukan hanya suaranya saja yang ok, tampangnya juga ok loh. Bosnya mr. Bang ada di samping, dan juga sangat ganteng. Kesannya perfect match deh.

Saya bilang, saya lagi mau sarapan, jadi mereka terpaksa ikutan saya ke ruang makan. Mesan lemon tea, dan kopi. Sambil makan dan diskusi (untungnya dua orang ini bahasa inggrisnya lumayan bagus), saya sempat telpon ke singapore dan menyampaikan info bahwa ini project yg lumayan gede. Feature2 yang diperlukan mungkin bisa dipush lebih awal. Yah semoga project ini jadi deh.

Siangnya, saya makan siang sendirian di satu restoran. Makan shabu-shabu sapi. Sulit juga mau cari makanan kalau ga ngerti bahasa korea. Harus cari restoran yang menunya ada tulisan inggris. Terus pakai tunjuk2. Habis 7500 won. keluar restoran lupa minta receipt. Perlu itu untuk claim. Untungnya waktu kembali orangnya masih mau ngasih receipt.

Saya sempat mampir ke kantor lagi. Ketemu sama team di sana lagi ngopi di lantai paling atas. Sempat Foto2. Kim pernah menjanjikan akan mencarikan uang koin 1 won buat saya, dan dia bawakan :). Thanks Kim Jin Hee. Masih single tuh cewe dan seumuran dengan aku... kristen lagi haha..., ternyata sebagian besar orang di kantor itu kristen. Tetapi ga gitu serius. Tidak mesti ke gereja hari minggu, merokok, etc.. kesannya jadi mirip orang2 di indo.

Pamitan dari kantor, saya jalan2 sendiri ke NamDaeMun (Nan Da Men) artinya Pintu Besar di Selatan. Dulu Seoul itu namanya Kota HanYang, dan ada tembok besar mengelilingi. Satu kota itu ada 4 pintu besar, DongDaeMun (Timur), NamDaeMun(Selatan), SeoDaeMun(Barat), BukDaeMun(Utara). Di NamDaeMun itu ada satu pasar yang merupakan pasar yang paling bersejarah. Bisa beli seaweed, barang pecahbelah, makanan2 kecil lainnya di sana. Saya ga beli apa2 sih di sana, takut kena tipu, karena mereka jelas tau saya itu bukan orang local.

Di NamDaemun, kebanyakan orang berbicara kepada saya dalam bahasa Jepang. Mungkin karena sedikit mirip? atau memang karena banyak turis dari Jepang yang datang. Di mana2 Nandesuka, nandesuka.. kedengarannya seperti ... apa deh yang ade suka... haha..

Di korea sempat juga belajar bahasa korea sedikit: 0 sampai 10 itu: kung, il, i, sam, sa, o, ryuk, ch'il, ph'al, ku, sip. kalau mau tanya 'ini apa', i gat i muat ipnika. 'minta tolong' do wao cho. tentu saja 'kamsa hamida' dan 'ahnyeong haseo' udah tau. Yang paling penting adalah 'chee song hamida' I am sorry, dan 'han guk mael bo theo', aku ga ngerti bahasa korea.

Waktu lagi window shopping, dapat telepon dari kantor di korea. Katanya boss mereka mau ngajakin makan malam. Mau traktir. Saya jadi jalan balik dari NamDaeMun ke kantor. kurang lebih 20 menit. Eh taunya mereka makan di daerah NamDaeMun juga, jadi jalan balik lagi.. cape tau.. bolak balik gitu.. ehehehe...

Makan malamnya Bulgogi ala Korea, dengan berbagai makanan sampingan seperti biasanya. Minum red wine. Abis itu sempat diajak jalan2 ke department store, liat2 barang, ga beli sih.. soalnya barang2 di korea benaran mahal2 banget.

Sampai di hotel, booking untuk satu tour satu hari penuh besoknya. Terus tidur.

To be continued...

Labels: , ,

Thursday, February 08, 2007

Holiday in Taiwan Continued (2)

This is a draft, containing the outline of events after the last blog

Malam terakhir di Far Glory Ocean Park berlalu.
Bangun pagi sarapan,
ambil foto untuk gantungan kunci
pergi ke Ocean Park dari jam 11 hingga jam 4.30
Pulang ke hotel, ambil barang, ambil gantungan kunci
naik bus ke stasiun kereta api hualien, sampai jam 5.30
beli batu2 untuk hadiah
naik kereta api ke Taipei
Karaoke di kereta
sampai di Taipei, ke hotel keyman

re-pack, booking hotel
pagi bangun jam 5.30 untuk pergi ke stasiun bus
sampai stasiun jam 6.30
naik bus berangkat ke Tai Chung
Malam pertama di hotel bernama Wu Ling Fu Ye Resort (hoya)
Hotel di national park bernama Xue Ba Guo Jia Gong yuan
Jalan2 di sekitar hotel, visitor service center
SPA di hotel
tidur siang
makan malam
Konser Ba Fang Wei di hotel
Benny Sakit
Pengenalan Astronomi
balik kamar
benny makin sakit, tengah malam jam 2 muntah, yus ikutan muntah
minta obat/air garam

esok pagi, bangun jam 7.30, missed mandarin duck
makan pagi, naik bus ke tempat berikutnya di ching jing
tour ke beberapa puncak gunung (3275 m), kolam tian chi
sampai di resort di gunung
tidur siang, makan malam
liat bintang
balik kamar, tidur

Labels: ,

Monday, February 05, 2007

Holiday in Taiwan continued (1)

Sambungan dari blog terakhir dari Tao Yuan International airport.

Sabtu 3 Februari 2007, malam.
Menunggu Yus tiba dari Singapore. Yus tiba sekitar 9.20 malam, dan setelah menunggu kurang lebih 20 menit, akhirnya dia pun tiba. Tidak banyak berubah, kecuali rambutnya yang baru dicukur hampir botak bulan lalu, sekarang masih lumayan pendek.

Teman Yus dari Aussie yang dulu merupakan teman kost di Aussie Rex datang menjemput. Bersyukur atas teman yang satu ini. Kita sama sekali ga planning apa yang harus dilakukan, dan hampir semuanya direncanakan dia dengan baik. Kita dibawa ke apartemennya di HsinChu, makan malam, dan tinggal di satu apartemen temannya yang kosong. Jadi kami bisa hemat. Selain itu dia juga beliin kantong tidur, karena suhu di sini lumayan dingin. Thanks Rex!

Rex punya anak umur 6 tahun, dan istrinya juga sedang hamil. Saat ini masih sedang mencari gereja tetap di HC, semoga bisa dapat dalam waktu dekat, karena ga baik juga kalo ga punya tempat bertumbuh yang tetap.

Malamnya kita tidur sekitar jam 12, dan akan dibawa Rex sekeluarga jalan2.


Minggu 4 Februari 2007.

Karena kecapean, dan Rex juga ga punya tempat ibadah tetap, hari minggu ini kita ga ke gereja. Jam 9 ketemuan dengan Rex sekeluarga dan pergi jalan2 ke daerah Taipei. Kita naik bus, harga sekitar NTD15 per orang untuk bus dari HsinChu ke Taipei dan sekitar 1 jam perjalanannya. Di Taipei, kami langsung menuju ke hotel dengan MRT dan Train Station yang sudah dibooking oleh Rex. Namanya Keyman's Hotel. Hotelnya lumayan rapi, tetapi fasilitasnya pas-pasan. Well, hanya sebagai hotel tempat tidur, yah ga bisa terlalu diharapkan juga. Yang penting ranjangnya bersih :)

Kita jalan2 di sekitar pusat kota, makan siang, dan memutuskan mau kemana. Apa mau ke Taipei 101, atau mau ke DanShui (Air Tawar) dekat BeiTou (Ujung Utara). Akhirnya kita jadi ke DanShui, karena dipikir2 sampai di sana dah hampir saat matahari terbenam, dan pemandangannya pasti bagus.

MRT di Taipei kurang lebih sama seperti di SG, tetapi lebih baru, dan yang pasti, orang2 di sini lebih sopan. Anak2 mudanya lebih inisiatif untuk memperhatikan orang tua/hamil dan memberikan tempat duduk. Inilah yang saya sebut negara yang masyarakatnya lebih dewasa. SG mungkin ekonominya maju, tetapi masyarakatnya (termasuk saya) sama sekali tidak dewasa.

Di DanShui, kita berjalan di pesisir pantai, mencicipi bermacam2 makanan jalan yang dijual dengan harga relatif murah. Makanan2 seperti pasar malam di SG tetapi jumlahnya mungkin 10 kali lebih banyak. Orang2nya juga ribuan. Maklum, minggu lalu hampir setiap hari hujan dan dingin sekali. Hari ini hari pertama yg mulai hangat, maka orang2 datang. Makanan yang dicicipi seperti cumi panggang, tahu busuk (chou tou fu), baso, kue darah babi, cumi rebus, es krim, dll.

Udara/angin laut terasa sangat menyejukkan. Jadi bingung kenapa daerah ini disebut "Air Tawar" padahal jelas2 ini air laut. :) Kita mengambil lumayan banyak foto, dan foto2 pas matahari hampir terbenam. Sayangnya karena belum begitu menguasai tehnik kamera, hasil potretan saya 'over-expose' dan semuanya hanya layar putih yang nampak.. well.. belajar dari pengalaman.

Satu benda yang menarik perhatian kita 3 bersaudara adalah di tepi laut ada toko yang menjual alat musik yang sudah pernah kita liat, tetapi tidak pernah kita coba: Ocarina. Kita akhirnya habis sekitar 30 menit di situ memilih dan mencoba, dan membeli 3. 2 ukuran besar dan 1 ukuran kecil. Rata2 NTD 1000. sekitar 50 dolar.

Sekitar jam 7 kita berangkat dari DanShui ke Shilin night market. Di situ juga seperti pasar malam. Makan, shopping, makan, shopping, foto. Jam 10an baru pulang dan sampai di hotel sudah hampir jam 12. Persiapan untuk besok bangun pagi jam 6, karena esoknya ikut tour harus bangun pagi dan kumpul 7.30 di stasiun.


Senin, 5 Februari 2007

Jam 7 keluar dari hotel dan berangkat ke Stasiun. Kita sampai sekitar 15 menit lebih awal, dan menunggu kereta api "Dong Fang Mei Ren Hao" => Gadis Cantik dari Timur. Kereta akan berjalan 3 jam sampai Hua Lian.

Di dalam kereta disediakan makan pagi: sandwich, minuman, dan buah2an. Selain itu, di tengah ada kereta khusus untuk Karaoke. Ben dan Yus asik di situ 2 jam lebih. Katanya ada anak2 SMP yang juga lagi tour dan suasananya meriah. Aku cuma duduk sendiri di bangku untuk jagain barang, foto2 pemandangan di luar.

di Hua Lian, kita ikut bus tour ke Taroko Gorge. Taroko adalah dari bahasa daerah suku pribumi di Taiwan daerah sini (suku A mei - cantik). Taroko artinya Megah, Besar, Menakjubkan. Memang gorge yang dikunjungi ini sangat2 besar dan tidak bisa dilukiskan dengan kata2. Gunung2 di sini semuanya adalah gunung batu, bukan gunung pasir. Batu2 yang berjatuhan di sungai begitu besar, dan tebing2 gunung begitu menakjubkan.

Pulang dari Taroko, kami check in di hotel bernama Far Glory (Yuan Xiong Yue Lai). Suatu hotel berbintang 5. Kamarnya bagus, fasilitasnya juga lengkap (ada internet!!) dan ada sauna, kolam renang, gym. Setelah istirahat sebentar, kami pergi makan dinner buffet di restoran inggris (ada restoran chinese, dan jepang juga). Habis itu kami ganti baju renang dan pergi sauna, berenang, menghilangkan letih lelah sehari ini.

Besok pagi bakal berangkat ke Ocean Park (Hai Yang Gong Yuan). Liat lumba2....

Hal yang belum tercapai. Membeli baju tradisional suku pribumi. Tadi ada liat satu set, NTD 1800. Agak mahal, jadi ga beli. Mungkin ada toko lain yang bisa jual dengan harga lebih murah.

Labels: ,

Saturday, February 03, 2007

Liburan ke Taiwan - Day one

Sabtu, 3 Februari 2007

Hari ini ke Taiwan. Ada teman yg mengucapkan selamat liburan. Tetapi apakah saya bisa enjoy selama 10 hari ini di Taiwan? hmm... ga tau juga. Ada sesuatu yang harusnya aku lakukan, tetapi gak sempat dilakukan, jadinya mengganjal. Bingung juga, kenapa manusia bisa tiba2 jadi indecisive padahal sudah dipikirkan matang2?

Anyway, sekarang sudah tiba di Taiwan bareng koko. Terpaksa nunggu di airport Tao Yuan selama 4 jam menunggu Yus datang. Dia naik pesawat SIA sedangkan kita naik JetStar. Suhu di sini lumayan dingin, 18 derajat. Syukur pakai sweater. Tadi makan beef noodle ala taiwan, harganya 180 NTD, sekitar 9 SGD. Agak mahal juga, tapi ini makanan di airport, yah anggap aja makan di restoran.

Secara keseluruhan, saya sangat comfortable dengan kondisi di sini. Suara orang2 di sini, mandarin taiwan itu sangat enak di dengar. Pelayan2 di toko juga ramah2. Nomer telpon di taiwan 0970071448. baru beli prepaid card harga 345 NTD. bisa telp ke SG untuk 40 menit. Tapi blon dicoba seh...

Malam ini bakal tidur di mana yah? ga tau, temannya Yus bakal jemput. Mungkin tidur di rumahnya. Ntah lah.. tidur di airport juga lumayan. Ada internet soalnya.. :)

Labels: ,

 

Free Blog Counter