Simply Suhandy

Thursday, March 22, 2007

Slaving in Seoul (3)

continued...

Updatenya telat, karena memang situasi tidak memungkinkan.

Hari minggu tanggal 18 siang, kita dibawa ke Wagung, untuk makan siang. Authentic Korean BBQ kalo boleh saya bilang. Mirip dengan satu film korea yg pernah ditontoni, restoran ini dindingnya seperti ditutup dengan plastik tebal (bukan kaca), matahari bisa tembus dari atas ataupun dari samping. Di dalam restorannya ada tungku pemanas. BBQnya pake arang benaran. Di sekeliling restoran ada balok2 kayu benaran yang gede2. Kalo di sg, ada juga yang seolah ada balok2 kayu, tapi dari semen/beton semua.

Kita makan steak yang dipanggang di atas kompor BBQ pake arang tsb. Side dishnya ada Cabe, kimchi, soup dari kacang kedelai, kimchi, bubur pakai nasi gosong (tradisional korean food), bi bim bap, dan lain2.

Habis makan, kita jalan2 ke satu danau, yang di tengahnya ada satu tempat bungee jumping paling tinggi di korea. Seru juga, melihat orang2 terjun dari atas. Untung aku gak disuruh ikutan, bisa2 jantung copot. Di danau itu juga, disuguhi satu makanan yang lain dari yang lain, yaitu ulat rebus. Orang korea berusaha jelaskan "Before Butterfly", artinya sebelum ulat itu menjadi kupu2 haha.

Jam 7 lebih kembali ke H* Bank, untuk melanjutkan setup yang belum selesai. Setelah berjuang selama 3 jam, hingga jam 10 malam, akhirnya kita diusir juga. Testnya belum sempurna, tetapi telah diusahakan sebaik mungkin. Besok masih bisa lanjutkan di IBM. Kami diantarin pulang, dan di jalan dibeliin 2 bungkus mie instant kimchi... tapi... kita ga diajakin makan malam..hiiks... terpaksa masak kimchi noodle di kamar buat dinner.

Berhubung sudah cape sekali, dan saya sejak turun dari pesawat belum benar2 istirahat, esoknya saya diminta masuk kantor jam 12 siang. Katanya mau ke IBM habis itu.

To be continued

Labels: ,

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home

 

Free Blog Counter