Simply Suhandy

Sunday, May 06, 2007

Applied Christianity: Personal Holiness

Persekutuan Pemuda hari ini membahas tentang Personal Holiness.

Personal Holiness, atau kekudusan pribadi, adalah suatu pergumulan dari hampir setiap orang Kristen, dan saya rasa terutama buat saya sendiri topik ini sangat berarti.

Dunia yang kita mukimi sekarang, adalah dunia yang jauh dari sempurna. Tingkat perceraian yang tinggi, kriminalitas yang menanjak, penyakit yang makin berkembang, semuanya mengindikasikan akan kebenaran hal tersebut. Pengaruh media massa, pesatnya kemajuan internet, saluran TV dengan berbagai acara yang sifatnya commercial atau duniawi, tidak sedikit mempengaruhi kehidupan manusia, dan tidak terkecuali orang Kristen.

Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang kudus, dan Dia menuntut kita umat pilihannya untuk kudus, sebagaimana Dia dulu meminta bangsa Israel untuk Kudus. Kuduslah kamu sebab Aku kudus! Kenapa kita harus kudus? karena Tuhan mengatakan hanya orang kudus yang bisa masuk ke surga.

Kata kudus, artinya dipisahkan, to be set apart. Ketika Tuhan menciptakan langit dan bumi beserta segala isinya, Dia menguduskan hari Sabat. Ketika manusia memenuhi bumi, Dia memilih bangsa Israel dari segala bangsa untuk menjadi umat pilihannya. Di tengah bangsa Israel, Dia memilih suku Lewi, untuk melakukan tugas kudus melayani Dia. Dalam konteks jaman sekarang, orang Kristen seperti kita juga Dia panggil untuk melayani Dia, dan sebagian mungkin terpanggil untuk melayani Dia secara full time. Kita harus menguduskan diri, agar layak dipakai untuk melayani Dia dalam pekerjaannya.

Tetapi bagaimana kita bisa menjaga diri agar kita tetap kudus? Bagaimana kita bisa bertahan di tengah dunia yang sudah jatuh, dan penuh dengan segala godaan yang menjerat, mengikat kita? bagaimana kita bisa mencegah agar kita tidak terseret, terpikat, dan akhirnya membuahkan dosa, yang upahnya adalah maut?

Kita tidak bisa melawan dengan kekuatan sendiri, tetapi bersama Tuhan, kita bisa melakukan semua itu. Kita harus mengambil langkah pertama, menyingkirkan barang2 yang mempunyai kemampuan menjatuhkan kita, seperti film2 yang didownload, atau majalah2 yang penuh dengan gambar2 yang menggoda. Hati dan pikiran kita juga harus dipenuhi dengan hal2 yang positif dan berguna. Kita harus berusaha untuk mengejar kekudusan, karena kekudusan itu tidak datang dengan sendirinya, tetapi merupakan usaha keras dari kita sendiri yang mau bersandar sepenuhnya kepada pertolongan Tuhan.

Kejarlah kekudusan, isilah hidupmu dengan hal-hal yang berguna.

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home

 

Free Blog Counter