Simply Suhandy

Thursday, February 22, 2007

Communication Breakdown

Belakangan ini jadi ga bisa blog secara rutin
mungkin juga karena cape

Tapi lebih banyak karena cape secara emosional

Liburan ke Taiwan memang menyenangkan, dengan segala pemandangan alam, cuaca, orang2 di sana dan service attitude yang baik. Akan tetapi sepanjang liburan, ternyata masalah lama yang ada dalam keluarga timbul kembali, yakni gangguan dalam berkomunikasi aka Communication Breakdown.

Terkadang ada hal2 yang tidak bisa disampaikan oleh satu pihak dengan baik, ataupun sudah disampaikan dengan baik, tetapi salah diinterpretasikan. Mungkin karena karakter yang hampir sama, dan ingin dibenarkan membuat komunikasi semakin susah. Kadang kala, memang lebih baik diam daripada bicara, karena kalo bicara pasti akan mendatangkan opini yang kurang menyenangkan hati. Dan aku adalah orang yang lumayan sensitif/mudah tersinggung, jadi lebih parah akibatnya.

Masalah dengan keluarga, lambat laun akan menghilang. Bagaimana juga, masih keluarga sendiri. Semoga dengan semakin bertambahnya usia, maka akan semakin bertambah pengertian dan kasih atas satu sama lain.

Labels:

Friday, February 16, 2007

Disillusioned

Teringat satu lagu Musical dulu di NTU. Lagu ini dibuat oleh Elaine Quek (sekarang Elaine Young?) di Music Ministry angkatan ke-8. Pada saat Music Min angkatan ke-10, ketika kami mission trip ke Perak, lagu ini pernah dinyanyikan. Terus Music Min angkatan ke-12, di musical MacAWish dinyanyikan oleh Adrian.

Disillusioned

Why can't you try to understand
Why can't you try to comprehend
Are all girls that demanding
Their mood so ever changing...

But I have tried my very best
what can we do to pass the test
of loving one another
relationship they falter...

Oh I really am not satisfied
oh can't she see how hard I tried
to love and give
yet not receive...

I am so disillusioned...

Labels:

Thursday, February 15, 2007

Valentine's day

Hari ini Feb 14, so called the valentine's day

Jam pulang kantor, keliatan cowo2 dandan rapi, bawa bunga...
cewe2 juga dandan cakep... siap2 untuk ngedate...
toko2 jualan bunga dengan harga super mahal... tetapi tetap ada yang beli...
di jalan2 raya, keliatan pasangan2 dengan wajah gembira...

well... ga semuanya gembira sih...
tadi ngunjungin seorang teman, katanya lagi ada masalah dengan pacarnya...
minta didoakan... hmm... relationship memang aneh... bisa berubah2
mungkin karena itu maka manusia lebih menghargai suatu relationship yah..
kalo semuanya tetap, pasti tidak berubah, maka mungkin ga gitu berharga...

buat aku sendiri... yang jelas, aku masih menantikan suatu saat dimana aku bisa merayakan valentine's day dengan seseorang yang Tuhan berikan. Yang bisa mengerti aku, dan bisa aku mengerti...

Labels:

Thursday, February 08, 2007

Holiday in Taiwan Continued (2)

This is a draft, containing the outline of events after the last blog

Malam terakhir di Far Glory Ocean Park berlalu.
Bangun pagi sarapan,
ambil foto untuk gantungan kunci
pergi ke Ocean Park dari jam 11 hingga jam 4.30
Pulang ke hotel, ambil barang, ambil gantungan kunci
naik bus ke stasiun kereta api hualien, sampai jam 5.30
beli batu2 untuk hadiah
naik kereta api ke Taipei
Karaoke di kereta
sampai di Taipei, ke hotel keyman

re-pack, booking hotel
pagi bangun jam 5.30 untuk pergi ke stasiun bus
sampai stasiun jam 6.30
naik bus berangkat ke Tai Chung
Malam pertama di hotel bernama Wu Ling Fu Ye Resort (hoya)
Hotel di national park bernama Xue Ba Guo Jia Gong yuan
Jalan2 di sekitar hotel, visitor service center
SPA di hotel
tidur siang
makan malam
Konser Ba Fang Wei di hotel
Benny Sakit
Pengenalan Astronomi
balik kamar
benny makin sakit, tengah malam jam 2 muntah, yus ikutan muntah
minta obat/air garam

esok pagi, bangun jam 7.30, missed mandarin duck
makan pagi, naik bus ke tempat berikutnya di ching jing
tour ke beberapa puncak gunung (3275 m), kolam tian chi
sampai di resort di gunung
tidur siang, makan malam
liat bintang
balik kamar, tidur

Labels: ,

Monday, February 05, 2007

Holiday in Taiwan continued (1)

Sambungan dari blog terakhir dari Tao Yuan International airport.

Sabtu 3 Februari 2007, malam.
Menunggu Yus tiba dari Singapore. Yus tiba sekitar 9.20 malam, dan setelah menunggu kurang lebih 20 menit, akhirnya dia pun tiba. Tidak banyak berubah, kecuali rambutnya yang baru dicukur hampir botak bulan lalu, sekarang masih lumayan pendek.

Teman Yus dari Aussie yang dulu merupakan teman kost di Aussie Rex datang menjemput. Bersyukur atas teman yang satu ini. Kita sama sekali ga planning apa yang harus dilakukan, dan hampir semuanya direncanakan dia dengan baik. Kita dibawa ke apartemennya di HsinChu, makan malam, dan tinggal di satu apartemen temannya yang kosong. Jadi kami bisa hemat. Selain itu dia juga beliin kantong tidur, karena suhu di sini lumayan dingin. Thanks Rex!

Rex punya anak umur 6 tahun, dan istrinya juga sedang hamil. Saat ini masih sedang mencari gereja tetap di HC, semoga bisa dapat dalam waktu dekat, karena ga baik juga kalo ga punya tempat bertumbuh yang tetap.

Malamnya kita tidur sekitar jam 12, dan akan dibawa Rex sekeluarga jalan2.


Minggu 4 Februari 2007.

Karena kecapean, dan Rex juga ga punya tempat ibadah tetap, hari minggu ini kita ga ke gereja. Jam 9 ketemuan dengan Rex sekeluarga dan pergi jalan2 ke daerah Taipei. Kita naik bus, harga sekitar NTD15 per orang untuk bus dari HsinChu ke Taipei dan sekitar 1 jam perjalanannya. Di Taipei, kami langsung menuju ke hotel dengan MRT dan Train Station yang sudah dibooking oleh Rex. Namanya Keyman's Hotel. Hotelnya lumayan rapi, tetapi fasilitasnya pas-pasan. Well, hanya sebagai hotel tempat tidur, yah ga bisa terlalu diharapkan juga. Yang penting ranjangnya bersih :)

Kita jalan2 di sekitar pusat kota, makan siang, dan memutuskan mau kemana. Apa mau ke Taipei 101, atau mau ke DanShui (Air Tawar) dekat BeiTou (Ujung Utara). Akhirnya kita jadi ke DanShui, karena dipikir2 sampai di sana dah hampir saat matahari terbenam, dan pemandangannya pasti bagus.

MRT di Taipei kurang lebih sama seperti di SG, tetapi lebih baru, dan yang pasti, orang2 di sini lebih sopan. Anak2 mudanya lebih inisiatif untuk memperhatikan orang tua/hamil dan memberikan tempat duduk. Inilah yang saya sebut negara yang masyarakatnya lebih dewasa. SG mungkin ekonominya maju, tetapi masyarakatnya (termasuk saya) sama sekali tidak dewasa.

Di DanShui, kita berjalan di pesisir pantai, mencicipi bermacam2 makanan jalan yang dijual dengan harga relatif murah. Makanan2 seperti pasar malam di SG tetapi jumlahnya mungkin 10 kali lebih banyak. Orang2nya juga ribuan. Maklum, minggu lalu hampir setiap hari hujan dan dingin sekali. Hari ini hari pertama yg mulai hangat, maka orang2 datang. Makanan yang dicicipi seperti cumi panggang, tahu busuk (chou tou fu), baso, kue darah babi, cumi rebus, es krim, dll.

Udara/angin laut terasa sangat menyejukkan. Jadi bingung kenapa daerah ini disebut "Air Tawar" padahal jelas2 ini air laut. :) Kita mengambil lumayan banyak foto, dan foto2 pas matahari hampir terbenam. Sayangnya karena belum begitu menguasai tehnik kamera, hasil potretan saya 'over-expose' dan semuanya hanya layar putih yang nampak.. well.. belajar dari pengalaman.

Satu benda yang menarik perhatian kita 3 bersaudara adalah di tepi laut ada toko yang menjual alat musik yang sudah pernah kita liat, tetapi tidak pernah kita coba: Ocarina. Kita akhirnya habis sekitar 30 menit di situ memilih dan mencoba, dan membeli 3. 2 ukuran besar dan 1 ukuran kecil. Rata2 NTD 1000. sekitar 50 dolar.

Sekitar jam 7 kita berangkat dari DanShui ke Shilin night market. Di situ juga seperti pasar malam. Makan, shopping, makan, shopping, foto. Jam 10an baru pulang dan sampai di hotel sudah hampir jam 12. Persiapan untuk besok bangun pagi jam 6, karena esoknya ikut tour harus bangun pagi dan kumpul 7.30 di stasiun.


Senin, 5 Februari 2007

Jam 7 keluar dari hotel dan berangkat ke Stasiun. Kita sampai sekitar 15 menit lebih awal, dan menunggu kereta api "Dong Fang Mei Ren Hao" => Gadis Cantik dari Timur. Kereta akan berjalan 3 jam sampai Hua Lian.

Di dalam kereta disediakan makan pagi: sandwich, minuman, dan buah2an. Selain itu, di tengah ada kereta khusus untuk Karaoke. Ben dan Yus asik di situ 2 jam lebih. Katanya ada anak2 SMP yang juga lagi tour dan suasananya meriah. Aku cuma duduk sendiri di bangku untuk jagain barang, foto2 pemandangan di luar.

di Hua Lian, kita ikut bus tour ke Taroko Gorge. Taroko adalah dari bahasa daerah suku pribumi di Taiwan daerah sini (suku A mei - cantik). Taroko artinya Megah, Besar, Menakjubkan. Memang gorge yang dikunjungi ini sangat2 besar dan tidak bisa dilukiskan dengan kata2. Gunung2 di sini semuanya adalah gunung batu, bukan gunung pasir. Batu2 yang berjatuhan di sungai begitu besar, dan tebing2 gunung begitu menakjubkan.

Pulang dari Taroko, kami check in di hotel bernama Far Glory (Yuan Xiong Yue Lai). Suatu hotel berbintang 5. Kamarnya bagus, fasilitasnya juga lengkap (ada internet!!) dan ada sauna, kolam renang, gym. Setelah istirahat sebentar, kami pergi makan dinner buffet di restoran inggris (ada restoran chinese, dan jepang juga). Habis itu kami ganti baju renang dan pergi sauna, berenang, menghilangkan letih lelah sehari ini.

Besok pagi bakal berangkat ke Ocean Park (Hai Yang Gong Yuan). Liat lumba2....

Hal yang belum tercapai. Membeli baju tradisional suku pribumi. Tadi ada liat satu set, NTD 1800. Agak mahal, jadi ga beli. Mungkin ada toko lain yang bisa jual dengan harga lebih murah.

Labels: ,

Saturday, February 03, 2007

Liburan ke Taiwan - Day one

Sabtu, 3 Februari 2007

Hari ini ke Taiwan. Ada teman yg mengucapkan selamat liburan. Tetapi apakah saya bisa enjoy selama 10 hari ini di Taiwan? hmm... ga tau juga. Ada sesuatu yang harusnya aku lakukan, tetapi gak sempat dilakukan, jadinya mengganjal. Bingung juga, kenapa manusia bisa tiba2 jadi indecisive padahal sudah dipikirkan matang2?

Anyway, sekarang sudah tiba di Taiwan bareng koko. Terpaksa nunggu di airport Tao Yuan selama 4 jam menunggu Yus datang. Dia naik pesawat SIA sedangkan kita naik JetStar. Suhu di sini lumayan dingin, 18 derajat. Syukur pakai sweater. Tadi makan beef noodle ala taiwan, harganya 180 NTD, sekitar 9 SGD. Agak mahal juga, tapi ini makanan di airport, yah anggap aja makan di restoran.

Secara keseluruhan, saya sangat comfortable dengan kondisi di sini. Suara orang2 di sini, mandarin taiwan itu sangat enak di dengar. Pelayan2 di toko juga ramah2. Nomer telpon di taiwan 0970071448. baru beli prepaid card harga 345 NTD. bisa telp ke SG untuk 40 menit. Tapi blon dicoba seh...

Malam ini bakal tidur di mana yah? ga tau, temannya Yus bakal jemput. Mungkin tidur di rumahnya. Ntah lah.. tidur di airport juga lumayan. Ada internet soalnya.. :)

Labels: ,

Jumat 2 Februari 2007

Hari ini ga ke kantor, tapi seharian di tempat client. Malamnya dinner dengan teman gereja. Suatu persekutuan yang lumayan indah menurutku, walaupun rada kurang selera makan karena belakangan ini pusing. Banyak bertukar pikiran tentang pekerjaan, pelayanan, dll. Sayangnya di singapore ini, terkadang karena kerjaan masing2 yang sibuk, memang susah sekali ketemu untuk ngobrol dan mengetahui satu sama lain. Ketemunya cuma di gereja, itupun sibuk dengan kegiatan gereja. Kapan saling mengenalnya?

Sampai di rumah, istirahat sebentar, terus mulai packing untuk ke Taiwan. Pertama kali ke sana. Ntah gimana kondisi di sana. Baju ga bawa banyak, mungkin bisa beli di sana. Satu tas tenteng, satu tas pikul, total kurang dari 15 kg. Bakal 10 hari di sana, ga tau kapan bisa update blog lagi.

Katanya Jakarta sekarang lagi banjir lagi. Kelapa gading juga kena. Yah, emang seperti bencana tahunan. Semoga bisa diatasi dengan baik deh, dan semoga bukan cuma pemecahan jangka pendek. Tapi emang ngomong itu gampang, ngerjainnya susah.

Sampai jumpa lagi setelah pulang dari Taipei :)

Labels:

Friday, February 02, 2007

Resensi: Out of the comfort zone by George Verwer

Judul: Out of the comfort zone
Ukuran: 11cm x 18cm, 152 halaman
Genre: Mission
Publisher: OM Publishing tahun 2000
Pemilik buku: Suhandy (kalo mau pinjam, bisa hubungin pengurus KP)

Tentang penulis:
George Verwer adalah founder dan international director dari Operation Mobilisation (OM). Buat yang belum mengenal OM, mungkin sudah pernah mendengar kapal Doulos. Kapal Doulos adalah salah satu bentuk pelayanan/ministry dari OM.


Buku ini adalah buku yang lumayan ringan untuk dibaca. Akan tetapi pesan yang disampaikan bobotnya tidak sedikit. Setelah membaca buku ini dijamin attitude terhadap misi anda dapat diubah secara drastis. Terutama buat yang ingin tau lebih banyak tentang dunia misi, buku ini sangat direkomendasi.

Seperti judul buku, kebanyakan kita orang kristen sudah 'nyaman' dengan comfort zone kita. Bagaikan lilin2 yang menyala terang, tetapi berdiam di tengah2 lilin2 yang lain. Terang menerangi terang, apa gunanya? Bukankah kegelapan di luar sana yang memerlukan terang dari lilin tersebut?

Dalam ukurannya yang kecil, buku ini sangat comprehensive dalam membahas outline2 yang perlu diketahui tentang misi. Ada penjelasan tentang konflik di dalam dunia misi itu sendiri, apa artinya menjadi 'saksi' bagi Kristus. Tidak mesti kita harus menjadi missionaris, tetapi yang pasti semua orang mesti terbeban untuk terlibat dalam misi dalam satu bentuk atau bentuk yang lain. Banyak orang yang ingin bermisi, tetapi tidak punya uang. Apa yang harus dilakukan?
Akhir kata, buku ini mungkin bukan buku yang paling enjoyable, jadi tidak bisa dibandingkan dengan buku2 Philip Yancey yang lebih gampang dicerna. Tetapi buku ini cukup simple dan berisi informasi seadanya untuk orang2 yang pengen tau tentang misi. Buat yang ingin mendalami, buku ini sarat dengan referensi ke buku2 lain yang bisa membantu.

Tuhan memberkati,
Suhandy

Labels:

Thursday, February 01, 2007

Kamis 2 Februari 2007

Ntah karena cuaca, atau karena apa, banyak yang sakit. saya sendiri juga jadi ga enak badan rasanya. Lebih2 setelah jam 4, jam 5 tadi, rasanya sakit kepala. Stay di company sampai hampir jam 8 baru pulang. Naek taxi karena cape. Sekali-kali lah..

besok pagi bakal ke IRAS langsung untuk coba troubleshoot masalah di production. Belakangan ini IRAS lagi banyak masalah. Hitung2 hari ini hari terakhir masuk kantor sebelum ke taiwan.

Latihan gitar masih terus dijalanin sendiri tapi kok ga maju2 yah.. mungkin emang perlu orang yang ngelatih. Di dalam taxi, dengar radio 97.2 pas ada siaran khusus. ada 3 orang penyanyi di studio, dan nyanyi langsung, live, dengan gitar akustik. Aku bilang ke koko, jangan coba terlalu banyak alat musik, coba mahirkan dulu gitar atau piano hehe... maklum, rumah kita penuh dengan alat musik, gitar, flute, biola, piano, harmonika, flute cina, piccolo, saxophone.

Labels:

 

Free Blog Counter